Aksi Saling Lempar Warga Menggunakan Busur di Kumala Dibubarkan Polisi

Makassar – Aksi saling lempar antar warga menggunakan senjata tajam busur kembali terjadi di Jalan Kumala 2 Kecamatan Tamalate kota Makassar, Sabtu (6/6/2020) siang.

Diketahui aksi saling lempar tersebut berawal dari seorang warga yakni lelaki R (14) sepulang dari mengantar penguburan jenazah melintas di Jalan Kumala 2 mendapat pukulan dari orang yang tidak dikenal.

Tidak menerima dipukul, R kemudian mengadukan kejadian penganiayaan tersebut kepada warga Lepping. Kelompok pemuda warga Lepping tidak terima kejadian penganiayaan tersebut sehingga melakukan penyerangan ke warga Kumala sehingga terjadi aksi saling melempar batu, busur dan petasan.

Mengetahui kejadian tersebut personil Polsek Tamalate Polrestabes Makassar yang dipimpin oleh Kapolsek Tamalate Kompol A. Arifuddin tiba di TKP kemudian membubarkan / melerai tawuran dengan cara menembakkan gas air mata serta tembakan peringatan ke atas.

Saat dikonfirmasi Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Edhy Supriady membenarkan kejadian tersebut.

“Setelah situasi kondusif personil Polsek Tamalate kemudian melakukan penyisiran di TKP dan mengamankan barang bukti,” terang Kompol Edhy.

Sebanyak 22 ( Dua puluh dua ) anak panah / busur dan  1 ( Satu ) buah ketapel diamankan polisi. Nampak polisi masih berjaga-jaga di TKP mengantisipasi kembali terjadinya aksi saling serang.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.