Jaringan Peredaran Narkotika Asal Penang Malaysia Dibekuk

Sekolah Sat Resnarkoba Polresta Samarinda berhasil mengungkapkan jaringan peredaran narkotika jenis ineks / ekstasi asal Penang, Malaysia di Jalan S Parman Kelurahan Temindung Permai Kecamatan Sungai Pinang, tepatnya di salah satu hotel.

Dari ungkapan tersebut petugas polisi empat pelaku yakni HS (39), TS (40), PS (40) dan HR (34) yang diamankan di tempat berbeda.

Hal ini Proposal Kasat Satreskoba Polresta Samarinda, AKP Andhika Darma Sena saat press relrase bersama awak media Senin (19/10/2020) hari ini.

Penggeledahan terhadap HS dan ditemukan satu bungkus rokok, di dalam sebuah tong sampah, yang berisi satu poket ineks yang berisi 98 butir, dengan berat 36,26 gram netto.

Selain itu, petugas juga menemukan uang tunai sebesar Rp 2,2 juta di dalam sebuah kotak handphone, yang berada di dalam sebuah kantong kresek warna hitam, diatas tempat tidur.

Selanjutnya, tak berhenti disitu polisi melakukan pengembangan, berdasarkan keterangan dari HS, dan petugas laporan seorang pria berinisial TS yang berada di Jalan Meranti Gg.02 kel. Karang Anyar, Kec. Sungai Kunjang, tepatnya disebuah bengkel.

Setibanya di TKP petugas langsung lakukan penggeledahan terhadap pelaku, ditemukan berisi poketan 100 butir ineks, seberat 37 gram neto serta satu buah kantong kresek warna hitam berisi 9 poket ineks sebanyak 802 butir, yang beratnya 296,74 gram neto dan satu bandel plastik yang di dapat di sebuah spakbor depan jenis motor Yamaha Jupiter Z, yang masih baru dengan di bungkus plastik dan saat dibuka berisi satu lembar kemasan makanan ringan asal Malaysia dan satu buah handphone lipat.

Kemudian, dari ungkapan HS dan TS berkembang ke PS dan HR di Jalan Juanda didapat 29 butir serta paketan sabu. Jdi Total barang bukti yang diamankan sebanyak 928 butir, dari empat tersangka, tuturnya.

Jadi, terkait pengiriman barang ini, pelaku HS langsung komunikasi dengan saudara Cence yang berada di Penang, Malaysia, kemudian barang ini dititipkan sementara kepada TS, sampai akhirnya meninggal di Samarinda. Sementara, untuk peran mereka ini sebagai kurir, ”pungkasnya.

Humas Polda Kaltim

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.