Menjaga Jarak Jadi Protokol Kesehatan yang Sulit Diterapkan di Makassa

Makassar – Setiap hari Aparat gabungan TNI – Polri, Satpol PP dan Tim Medis melakukan pemantauan kerumunan yang ada dipasar – pasar dan jalan umum untuk mendisiplinkan kesadaran warga menjalani protokol kesehatan.

Untuk itu Pasar Lette yang berlokasi di Jl. Rajawali tidak luput dari sasaran petugas karena tempat itu ramai dikunjungi masyarakat setiap hari karena menyediakan barang kebutuhan sehari – hari yang harganya murah.

Ipda Ahmad S.H saat melaksanakan operasi yustisi mengatakan, “saat ini dalam melakukan kegiatan ekonomi, diharapkan jangan sampai menimbulkan kasus positif baru. Kuncinya, kata dia, masyarkat harus benar-benar taat pada protokol kesehatan, seperti jaga jarak

“Mari kita latihan beradaptasi melakukan itu secara bertahap, tapi disiplin,” ungkapnya.

Ia mencontohkan bila tengah berada di pasar, harus benar-benar disiplin. Sebab, pasar adalah lokasi di mana masyarakat berkumpul untuk kebutuhan sehari-hari. Kendati demikian, katanya, apabila masyarkat disiplin, potensi penularan pun akan hilang, jika sadar dengan jaga jarak.

“Dan kalau mereka disiplin, sebetulnya potensi penularannya hampir enggak ada, mereka pakai masker, jaraknya diatur, tempat cuci tangan juga disediakan,” kata dia.

Panit 1 Reskrim Polsek Mariso Polrestabes Makassar itu menyoroti terkait dengan aktivitas ekonomi. Menurutnya, pandemi bukan alasan menjadikan aktivitas ekonomi terhambat. Ia menyebut, baik sektor kesehatan dan ekonomi bisa dilakukan secara beriringan, dengan kunci disiplin.

“Maka kita harus sama-sama bergerak jadi kesehatan dan ekonomi itu harus bersama-sama, enggak bisa sendiri-sendiri. Dan ini sudah lama kita belajar, jadi adaptasinya bukan hanya individu melakukan 3M, tapi adaptasi dalam menjalankan kegiatan ekonominya jadi ini harus menjadi kebiasaan,” ungkapnya.

Menjaga jarak memang menjadi Prokes yang sulit diterapkan di Makassar. Adaptasi dan disiplin adalah kunci untuk menang melawan corona.

Dengan sudah 8 bulan virus covid-19 ada di Indonesia, masyarakat seharusnya sudah banyak belajar bagaimana caranya agar tak tertular virus Corona.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.