Pengecekan Tahanan Secara Rutin Adalah Kewajiban Anggota Sabhara dalam Pelaksanaan Tugasnya

Makassar ā€“ Dalam Pelaksanaan kegiatan serah terima tugas piket jaga SPKT , Personil Polsek Bontoala Polrestabes Makassar melaksanakan serah terima dan pengecekan barang inventaris kantor terutama Senpi Dinas, Tahanan dan Kendaraan Dinas, Selasa (17/11/2020).

Dalam Pelaksanaan serah terima Penjagaan pagi ini anggota jaga terutama KA SPK Polsek Bontoala Polrestabes Makassar melakukan Pengecekan seluruh inventaris yang ada khususnya Senpi Inventaris dan Randis Polsek yang di dampingi dan diawasi oleh Anggota Jaga Polsek Bontoala Polrestabes Makassar Aiptu Arwin.

Anggota jaga Aiptu Arwin mengatakan dalam setiap serah terima tugas jaga perlu dilakukan pengecekan barang barang inventaris dinas sesuai dengan daftar barang yang ada serta harus dengan cermat, teliti terutama senpi karena sangat rawan, karena bila ada kesalahan sewaktu serah terima senpi hilang atau tidak tahu keberadaannya dapat berakibat fatal, hal ini akan menjadikan personil jaga lebih bertanggung jawab akan tugas dan tanggung jawabnya saat dan sampai selesainya melaksanakan tugas jaga sampai lintas ganti jaga Mako.

Setelah pengecekan barang inventaris dilaksanakan, selanjutnya barang ā€“ barang inventaris yang sudah di cek di tulis di buku Mutasi Inventaris guna pertanggung jawaban anggota Jaga bahwa pelaksanaan serah terima tugas jaga berjalan dengan baik dan aman.

Kanit Provos Ipda Ismail, menegaskan “Dalam serah terima piket jaga KA SPK wajib mengecek barang Inventaris mulai dari Senpi Dinas, Mobil Patroli, serta barang Inventaris lainnya termasuk komputer serta tahanan, sehingga sewaktu serah terima tidak ada yang terlewatkan dan dapat dipertanggung jawabkan lengkap sesuai daftar terlampir, dan dalam serah terima tersebut hal yang paling penting adalah mengecek kesehatan tahanan apalagi detengah pandemi covid 19 sangat rentan terjadinya penularan virus terhadap tahanan sehingga kami menghimbau untuk pembesuk agar senantiasa menaati protokol kesehatan yang sudah dijalankan.” ujar Kanit Provos.