Warga Sidorejo Bergejolak 

BA¦Ratusan warga Desa Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Minggu siang (5/11/2017), bergejolak. Aksi mereka menuntut adanya gudang ayam milik Rico, untuk ditutup.

Aksi unjuk rasa di depan kandang ayam itu warga sempat kecewa. Pasalnya, warga yang menyalurkan aspirasinya tidak dapat menemui langsung pemilik kandang ayam.

Dalam pertemuan perwakilan yang dimediasi oleh Camat Pare Anik Wuryani dan Kapolsek Pare AKP Mustakim berlangsung alot. Karena karyawan kandang ayam tidak memutuskan permintaan warga.

Puji Santoso koordinator unjuk rasa mengungkapkan, kandang ayam berdiri tak jauh dari pemukiman warga untuk segera di tutup. Karena bau kotoran ayam sangat menyengat. Selain itu juga lalat besar juga berada di sekitar warga.

“Kandang ayam disini sangat bau. Dan juga ada lalatnya. Ya tentunya sangat mengganggu kesehatan warga,”ungkap Puji.

Lebih lanjut dijelaskan Puji, semenjak kandang ayam dikelola oleh Rico warga tidak mendapatkan kompensasi. Tidak hanya itu, warga yang dulunya mengelola pupuk kotoran ayam, tidak diperbolehkan untuk mengelola.

“Dulu Pak Robert masih hidup warga boleh mengelola kotoran ayam. Hasilnya itu untuk kegiatan sosial di lingkungan kami. Tapi sekarang tidak, semenjak dikelola oleh Rico,” jelas Puji.

Masih kata Puji, warga sudah melakukan koordinasi mediasi dengan Rico. Mediasi itupun sudah dilakukan selama empat kali. Mediasi itu juga melibatkan Kades dan pihak kepolisian.

“Kami sudah melakukan mediasi dengan Rico tapi tidak ada kepastian. Kami minta kandang ayam ini ditutup,” tutur Puji.

Sementara itu, pantauan di lokasi. Warga melakukan aksi unjuk rasa dengan berjalan kaki dan mengendarai kendaraan mobil angkutan. Warga juga membawa poster untuk kandang ayam di tutup.

Dalam pertemuan di dalam kandang ayam, tiga karyawan Rico sepakat untuk tidak masuk kerja. Karena, ketiga karyawan itu tidak memutuskan permintaan dari warga sekitar. (gar)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.