Makassar – Perkelahian antar kelompok yang hampir setiap hari terjadi perbatasan dua kecamatan antara kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala kian meresahkan warga sekitar.
Untuk itu Kepala Kepolisian Sektor Bontoala Kompol Andriyani Lilikay bersama Kapolsek Tallo Kompol saharuddin mengundang segenap tokoh masyarakat untuk menangani dan mengantisipasi terjadinya perkelahian antar kelompok tersebut.
Pertemuan itu berlangsung di cafe ZZ jalan sunu kec Tallo Kota Makassar, Sabtu (12/09/2020).
Pertemuan yang diinisiasi oleh Kapolsek Bontoala Dan Kapolsek Tallo itu dihadiri oleh Tripika Bontoala yakni, Kapolsek Bontoala Kompol ANDRIYANI LILIKAY, Danramil Bontoala Mayor Inf DWI SAPTO WIBOWO, Camat Bontoala Samsul Bahri S.ip, Waka polsek Bontoala Iptu REGENT, Para Kanit jajaran Polsek Bontoala.
Kepala Kepolisian Sektor Bontoala Polrestabes Makassar Kompol Andriyani Lilikay mengharapkan segenap elemen masyarakat untuk berperan aktif melakukan pendekatan dan edukasi kepada kelompok yang sering melakukan perkelahian antar kelompok agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dan sebagai upaya dalam menghentikan perkelahian kelompok tersebut kepolisian sektor bontoala bertindak tegas sesuau hukum yang berlaku di negara republik indonesia, karenanya keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi di negara ini
“Kami berharap agar perkelahian antar kelompok yang sering terjadi di jalan kandea hendaknya dihentikan,” ujar Kapolsek Bontoala.
Senada dengan itu sangat mendukung kegiatan fasilitasi yang di buat untuk mencari solusi agar keributan antar dua kelurahan dapat selesai.
Berharap agar semua tomas,toga ,dan tokoh pemuda agar menciptakan situasi yang kondusif di dukung oleh unsur Tripika kedua kecamatan.
Lanjut Kapolsek Bontoala mengatakan “Mari kita ciptakan dan wujudkan wilayah kit sebagai Kota Damai dan Tentram. Hindari perkelahian antar kelompok tersebut. Disinilah pentingnya peran kita semua untuk mengajak anak-anak kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.
